Heal the wound, leave the scar

(Article ini dimuat di Majalah Pearl edisi April-Mei)

The verse for this article is: “Praise the LORD, O my soul, and forget not all his benefits– who forgives all your sins and heals all your diseases, who redeems your life from the pit and crowns you with love and compassion” (from Psalm 103 : 2-4)!

Bagi mereka yang sudah sering baca majalah Pearl dan baca blog gue, pasti sudah tau cerita kehidupan gue. Buat mereka yang belon tau, gue kasih ringkasannya aja dulu ya. So, gue dulu sebelon bertobat, pernah di abuse sexually sama pacar pertama. Gue harus melayani dia dalam sex, if I refused, he would threaten to hit me. To cut the story short, akhirnya gue bisa lepas dari dia dengan susah payah. Tapi setelah itu, kehidupan gue jadi hancur, gue terlibat hubungan sex dengan cowo2 laen, ngobat, clubbing, berusaha bunuh diri dll. Semuanya karena gue ngerasa ga ada gunanya idup lagi didunia ini, jadi gue merusak diri sendiri karena ga merasa diri gue berharga dan gue udah ga peduli dengan semuanya.

Setelah gue bertobat, gue mulai bersaksi ttg masa lalu gue. Sewaktu gue masih single pun, gue udah bersaksi di depan banyak orang bagaimana gue kehilangan keperawanan dan bagaimana Yesus menyembuhkan hidup gue. Ga mudah karena gue masih single tapi gue terbuka bahwa gue udah ga perawan.

Ada suatu saat dimana gue lagi bersaksi didepan anak2 sekolah, yg jumlahnya bisa sekitar 800 murid di satu aula. Dan salah satu murid berkomentar, bahwa dia ga mau punya cewe yg tidak perawan karena yg artinya itu cewe bekas. Sakit banget sebenernya hati gue saat itu. But you know what kept me going? Ga gitu lama setelah kejadian itu, ada satu cewe SMP yg menghampiri gue and mengaku bahwa dia udah ga perawan gara2 waktu SD di perkosa. Dan ga ada yang tahu itu. Dan dia memberanikan diri menghampiri gue sambil bercucuran air mata. Gue percaya saat itu adalah langkah pertama dia mengalami pemulihan. I took comfort in knowing that kesaksian gue juga membongkar kebusukan2 iblis. Gue bener2 benci sama iblis yang memakai seks buat merampas masa depan orang, terutama cewe2. Saat itu gue ngerasa, kalo memang hati gue harus hancur, dibilang sebagai cewe bekas tapi gue bisa nyelamatin satu cewe aja, itu cukup buat gue. That was comforting enough for me. That kept me going.

Gue inget waktu pertama kali gue bertobat di tahun 2002, ada seorang pastor yg punya karunia nabi yang doain gue, dia bilang gini, “Tuhan mau menggunakan masa lalumu untuk kemuliaan-Nya.” Padahal si pastor ga kenal gue. Waktu itu gue ga gitu ngerti, tapi sekarang gue benar2 mengerti. Nubuatan itu menjadi salah satu yg memicu gue untuk tetap maju terus bersaksi meskipun ada orang2 yg anggap gue cewe bekas dipake. Then di tahun 2008, setelah gue kesaksian di sekolah2, ada seorang pastor lagi yg bernubuat, “You and your partner will be spiritual parents for the broken. You both will reach multitude of people.” Nah gue dulu sempet lumayan GR, gue pikir wah multitude nih. Apa gue bakal kayak joyce meyer gitu ya. Yg berceramah di depan ribuan orang hahaha. Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain. Gue baru ngerti ‘multittude’ yang dimaksud Tuhan. Yaitu lewat blog.

Setelah gue menikah, gue baru mendapat conviction to write my past in my blog. Saat itu blog gue udah lumayan banyak pengikut karena gue tulis cerita pertemuan gue dan suami, gimana Tuhan membimbing gue etc, tapi gue ga pernah blak2an tulis tentang masa lalu. Setelah gue tulis (yg berjudul how I met Him and Darah Perawan), ga sedikit orang2 yang gue ga kenal message buat curhat. Ga hanya cewe, cowo pun juga. Dengan bermacam2 versi masa lalu dan juga pergumulan mereka.

Ga sedikit cewe2 yang kontak gue and cerita kalo mereka sudah terjebak dalam seks bebas, termasuk di dalam kalangan gereja mereka sendiri. Gue asli gregetan, bukan gregetan sama cewe2 ini. Tapi sama iblis. I hate him with passion. Berani2nya dia utak-atik anak2 Tuhan, berani2nya dia menodai gereja Tuhan. But well, it is because our nature of sin that makes us fall into temptation. Dan iblis tau banget soal itu, dan dia gunain itu sebagai senjatanya. Itulah knapa gue buka terang2an masa lalu gue, his lies, his wicked plan and also His restoration. Misi gue adalah untuk membongkar kebohongan-kebohongan iblis buat mereka yang sudah jatuh dalam dosa seks dan memberitakan KEBENARAN!

The truth is:
We are free, we are redeemed, we are dead from our sins and rise again as Christ has risen. No power can stand against Him. The devil can only lie. Be angry at the devil!

Selain itu, sekitar 5-6 taon yang lalu gue juga pernah mimpi yang jelas banget. Dan gue percaya mimpi ini dari Tuhan, karena benar2 berbicara sama gue.

Di mimpi itu, gue berada di luar suatu ruangan yg besar, dan ada jendelanya jadi gue bisa liat apa yang terjadi didalam. Gue liat banyak sekali cewe2 didalam ruangan itu. Dan di langit2 ruangan itu ada banyak pipa2. Dan yg keluar deras dari pipa2 itu adalah acid. Dan cewe2 yg dibawah semua tersiram acid dari pipa2 itu dan semuanya pada teriak-teriak kesakitan. Pokoknya pemandangan yg mengerikan, cewe2 ini di torture, kulitnya terbakar oleh acid sampe mengelupas. Dan ruangan ini penuh dengan teriakan2 kesakitan. Terus gue liat diluar ruangan itu ada orang pakai baju item yang berdiri di dekat keran yang switch the acid on and off. He saw me, when I met his eyes, I was so scared that I ran out of the room. Gue terus lari, dan tiba2 gue liat didepan gue ada dua jalan keluar.

Satu adalah jalan yang luas, besar dan kosong ga ada2 nya. Persis disebelah jalan besar itu ada koridor sempit yang langit2nya ada pipa2 yang ngucurin acid, sama persis ama yg diruangan sebelumnya. Tapi di sejajaran pancoran acid itu ada ember2 yang berisi air. Nah lucunya, didalam mimpi itu, gue ga ambil jalan besar itu. Jalan yg plong dan keliatan aman. Tapi gue malah milih lewat koridor yang penuh acid.

Dan tiba2 ada seorang cewe didepan gue and dia tunjukin ke gue gimana ngelewatin koridor itu. Dia ambil tuh ember isi air dan ditumpahin airnya ke badan dia, lalu dia lewatin cucuran acid. Jadi setiap kali dia melewati cucuran acid, dia siram badannya dengan air di ember itu. Dan dia ajarin gue untuk ngelakuin yang sama. Cucuran acid itu sama sekali ga nyakitin kita because of the water that covers our skin.

Terus gue bangun, dan mimpi itu jelassss banget dipikiran gue sampe gue nanya Tuhan apa artinya. Dan Tuhan bukain…

Ruangan dimana cewe2 itu berada, itu seperti keadaan didunia sekarang. Di dalam alam roh, iblis menyiksa para wanita, bikin cewe2 ini kesakitan di dalam roh mereka. Mereka menderita, mereka berteriak kesakitan, mereka berdosa, dan mereka ga bisa dan ga mampu keluar dari dosa2 seksual mereka. Laki2 yang pake baju item diluar ruangan itu menggambarkan iblis  dan dia yang punya kuasa untuk menyakiti para wanita tadi ,membuat mereka menjadi budaknya, membuat mereka ga berdaya.

Nah abis gitu ada dua jalan kan. Jalan besar dan jalan kecil. Ternyata ini adalah tentang panggilan gue. Knapa gue ga milih jalan yg besar dan keliatan aman itu? Ternyata jalan itu menggambarkan, kalo gue ambil jalan itu, emang aman tentram rasanya, tapi somehow, ada kekosongan di sana, karena jalan itu gedeeee banget but it just feels so dead, ga ada apa2. Kalo gue ambil jalan itu, jalan idup gue akan begitu2 saja. Kosong.

Nah kalo jalan yang satunya, kecil dan penuh acid. God was telling me something through this little corridor. Waktu gue ambil jalan penuh ancaman ini, membongkar rahasia iblis dll. Emang ga bakalan gampang, but Tuhan udah kasih tau caranya untuk melewati bahaya. Ingat ember air yang ada disepanjang cucuran acid? Itu Tuhan bilang as my protection. Gue ga perlu takut, karena ada ember2 air yang akan covers my skin. Air itu melambangkan Roh Kudus. I just need to be soaked in the Holy Spirit, and He will cover me from all evil.

Isn’t that awesome??? God is GREAT!! Seperti di firman Tuhan bilang,

Matthew 7:13
“Enter through the narrow gate. For wide is the gate and broad is the road that leads to destruction, and many enter through it.”

Jalannya Tuhan adalah jalan yang sempit, yang ga semua orang mau laluin.

So yah, mimpi itu jadi salah satu yang mendorong gue untuk terus maju ‘wearing my scar’.

Seperti yg gue udah cerita, ada orang2 yang butuh mendengar kesaksian gue, tapi juga ada orang2 yang mempunyai pandangan lain. Ada juga yg merespon dengan shock, kayak ga percaya, ada yg ga berani mendekati gue sehabis gue kesaksian di depan umum atau di suatu event, ada juga ibu-ibu yang memandang gue dengan pandangan matanya seperti bilang ga sepatutnya gue ada disana.

Kejadian yg paling recent terjadi seminggu lalu.

Beberapa bulan lalu, gue ada nulis blog soal tes keperawanan, dimana gue bikin surat terbuka buat pemimpin2 yang mau ngadain tes keperawanan. Disana gue tulis sisi dari mereka yang sudah hilang keperawanannya, termasuk gue. Gimana tes itu akan membawa pengaruh buruk dll. Ga disangka, tulisan gue itu membludak, di share ama banyak orang. Dari situ juga banyak cewe2 yang gue ga kenal, menghubungi gue, curhat ttg macem2.

Ada juga beberapa komen yang masuk, dan bahasanya tidak mengenakan. Ada yang malah menuduh gue seperti iblis, ada yang komen gue cewe murahan, ada yang bilang salah sendiri gue bego dulunya mau kehilangan keperawanan etc. Banyak deh macem2 komen. Tapi gue selalu inget perkataan pastor gue dulu. Waktu gue baru mulai sering kesaksian di seminar, pastor ini bilang ke gue, “akan selalu ada dua group of people when they heard of your testimony. Satu group adalah the broken, the people who need you. Group satunya lagi adalah mereka yg akan menghakimi.”

Yah so I’m aware, selama gue ngejalanin panggilan gue ini, akan selalu ada dua group of people. And I don’t care about the second group of people. Peduli amat mereka mao menghakimi gue gimana. My past is behind me. And I stand for my testimony. I’m the living proof that God heals and restores.

Yes, I was wounded badly before in my past. But I’ve decided to wear my scar and let other people see because I see the hopelessness of those yang sudah kehilangan keperawanan. Or yang lagi bergumul ttg seks. Some of these women ga bisa melihat kalo ada masa depan bagi mereka. Mereka kecewa sama diri sendiri, orang lain, rendah diri, malu dll dan yang terburuk adalah mereka ga bisa keluar dari lingkaran seks bebas. Mereka tahu itu bukan kehendak Tuhan, tapi mereka ga punya kekuatan untuk keluar karena setan terus membohongi mereka.
Again, I’m the evidence that God is real. I’m the proof (among so many out there) that God gives a future for His children.

I’m the proof that in spite of my sins, God forgave and entrusted me with a godly husband and son. And now together as a family, we are serving Him.

I see girls who are restored from their sexual sins, and now they are serving the Lord. Not easy for them, some of them still struggle but God is faithful. Salah satu dari mereka yang gue mentoring jarak jauh, (gue kenal dia tiga taun lalu saat dia baca blog gue dan dia komen) akhirnya mengalami pemulihan, dan dia akan menikah dengan anak Tuhan beberapa bulan lagi.

Another girl was beyond depressed, she was actually possesed, tried to kill herself a couple of times, sometimes she laughed by herself without reason, then the next second she cried and wailed. When I met her, she couldn’t focus. She kept twisting the Word of God that we asked her to read. So, kita adain doa pelepasan. And after few hours of consultation, she finally decided she wanted to get baptised and now, she is in the process of healing.

Those are what makes me joyful. To see how God’s children are healed, restored, begin their new life again with God. To show them hope in God is never in vain. The cost of wearing my scars is NOTHING compared to the joy I get, knowing people are released and bondage are broken, and the lying devil is defeated!

Yes, the wound healed, it didn’t hurt me anymore. But of course, the scars are still there. But I wear my scars proudly because when people see my scars, they will know Jesus is my healer and my redeemer.

 Do not be ashamed of your battle scars because that is the proof that God is great and devil is a liar.

You might ask, what enables me to do all these?

Because God have spoken.

When God speaks, there is power to do the impossible crazy things.

Don’t give up. Your Promise Land is nearer than you think. Your attitude will determine how fast you will get out from your desert and reach that Promise Land.

 

 

18 Responses to “Heal the wound, leave the scar”


  1. 1 Melisa April 8, 2014 at 12:15 pm

    Thank You udah posting ini ^^ Keep writing cii.. biar makin terbongkar segala kebohongan si iblis… btw, hope we can meet again :*

  2. 3 happy April 8, 2014 at 1:24 pm

    ciciiiii.. hehhe.. semangat ya… don’t give up for us. hehe

  3. 5 Chacha April 15, 2014 at 12:56 am

    Always love your blog ci😄
    So inspiring… :3
    Luar biasa banget apa yg Tuhan udah kerjaiin di hidup cici
    Boleh minta e-mail nggak? Pengen tanya”😀

  4. 6 vanmel April 24, 2014 at 12:55 pm

    Hi nelly, I often ready abt your blog, it’s really encouraging esp at my down time. May I get ur email add? Mau konsul dikit🙂

  5. 7 ha April 27, 2014 at 10:32 am

    Hi Nelly can i reach u by phone butuh doa dan pelayanan pelepasan, asap thxu

  6. 8 ha April 27, 2014 at 3:59 pm

    Atau bs ga aku ketemu dgn Nelly thx🙂

  7. 9 tiwi May 14, 2014 at 1:51 pm

    dibangkitkan untuk membangkitkan, dipulihkan untuk memulihkan. saya tau rasanya. Thanks🙂

  8. 10 elly May 18, 2014 at 11:43 pm

    Cik, can I contact you? I have something to share…thanks before🙂

  9. 11 hana yuliana June 9, 2014 at 12:47 pm

    Haii..ci nel, slm kenal
    ouwhh .. gitu ya, rencana mo di psword kpn? aku blh ya dibagi psword nya klo rencananya udh di eksekusi. Always been a blessing to read ur blog.

    • 12 nelotte June 11, 2014 at 10:13 am

      Hi Hana,

      Sorry nih I can’t give you the password because I don’t really know you.🙂 Yg gue kasih cuma mereka yang gue bener2 kenal and tau hehe. Btw yg dipassword cuma yang ada poto2 or video Aiden aja kok, so loe masih bisa baca my other posts yang i’m pretty sure will bless you too.🙂 Thanks for your understanding.

      • 13 hana yuliana July 8, 2014 at 2:34 pm

        haiyaahhh…aku komen di artikel yg salah ya ci nel? susah2 cari kolom komen, skali komen malah salah…hihihiii…ketauan wong ndeso nih!!
        ya gpp ci, i understood, qta emang blm knal, aku rajin membaca bkn menulis…salah 1nya yaa blog mu ini ci. Nanti waktu aku jd ibu, aku jg bakal jd pagar doa, pagar betis, pagar tanaman, pagar berbunga bwt anak gw….huehehee..

      • 14 nelotte July 8, 2014 at 3:12 pm

        hahahah sureeeee, jadilah pagar yang luar biasa bagi anak2mu

  10. 15 Ricaa February 24, 2016 at 1:15 am

    Hai Ci.
    Mungkin saya pengunjung baru, but I feel great when I read your blog.
    Mungkin bisa sharing2. Can I have your email?

  11. 17 cs. March 8, 2016 at 4:19 pm

    would you like to hear my story? i think i need your help like advices🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Quote of the week

We are not human beings having spiritual experience. We are spiritual beings having human experience.

Archives

Receive Blog Updates!

Add to Technorati Favorites
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

%d bloggers like this: